Ketua Komisi II DPRD KSB Bersama Kadistan KSB Cek Gabah Pasca Panen

Pembaca setia media CDN. Inilah berita utama dihari ini, namun kami ingin pastikan bahwa kita selalu menerapkan protokol kesehatan (Mencuci tangan menggunakan air mengalir, Menggunakan masker dan Menjaga jarak). Mari bersama-sama kita lawan covid-19, “Bangsa Sehat, Negara Kuat”. Salam Pimpinan redaksi CDN.

Ketua Komisi II DPRD KSB Bersama Kadistan KSB Cek Gabah Pasca Panen

Sumbawa Barat, CDN- Ketua Komisi II DPRD KSB, Aheruddin Sidik, SE., ME. melakukan pengecekan hasil gabah petani di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat.

Pengecekan hasil gabah dilakukan untuk memastikan harga gabah dibeli sesuai dengan harga standar yang telah ditentukan oleh pemerintah. Selain itu, pengecekan ini semata-mata untuk melihat secara riel kondisi gabah petani pasca panen tahap pertama di tahun 2021.

Baca Juga  Bupati KSB : "Perjalanan Isra Mi'raj Adalah Sesuatu Yang Diluar Nalar dan Logika. Hanya Dengan Iman Kita Akan Yakin dan Percaya Terhadap Peristiwa Tersebut”

Ketua Komisi II DPRD KSB, Aheruddin Sidik mengimbau petani agar mengikuti ketentuan kualitas gabah yang ditetapkan pemerintah untuk kebutuhan pembelian Bulog sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 24 Tahun 2020, harga gabah di tingkat petani sebesar Rp 4.200/kg dengan syarat 25 persen kadar air dan 10 persen kadar hampa atau kering panen (GKP).

Menurut Aher, berdasarkan tinjauan lapangannya kondisi pemenuhan syarat itu belum optimal dilakukan oleh petani. Alhasil, Bulog pun tidak bisa menyerap harga petani sesuai yang ditetapkan dalam ketentuan HPP.

Baca Juga  Pemprov NTB Kini Punya Perda Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak dan Perda Penggunaan Jalan

“Nah ini yang kami sampaikan ke petani di Seteluk dan Taliwang tadi. Mohon melakukan panen pada saat yang tepat supaya padinya memenuhi kualitas HPP. Dan petani kita siap ternyata,” ungkapnya.

Untuk memastikan petani mengikuti ketentuan HPP itu, Aher menambahkan, tugas Distan melakukan penyuluhan lebih maksimal ke masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan petani kita bisa memenuhi syarat kualitas HPP itu. Sebab Bulog Sumbawa pada dasarnya siap menyerap panenan mereka,” pungkasnya.

Ketika melakukan pengecekan gabah, Ketua Komisi II DPRD KSB tidak seorang diri,  turun bersamanya Kepala Dinas Pertanian KSB, Suhadi, SP., M.Si serta dan Pimpinan Cabang Perum Bulog Sub Divre Sumbawa, Kurnia Rahmawati S.TP. (cdn.wan)