Bawaslu Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Rapat Rakor Evaluasi Sentra Gakkumdu

Sumbawa Barat, CDN- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa Barat lakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Sentra Penegakan Hukum Terpadu Kabupaten Sumbawa Barat, Tahun 2020, Senin (16/11/2020), di Aula Rumah Kebun Taliwang.

Kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi tersebut dibuka oleh Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono, SIK MH dan dihadiri oleh Anggota Bawaslu Nusa Tenggara Barat Dr H Yuyun Nurul Azmi SPt MP. Koordinator Sentra Gakkumdu Nusa Tenggara Barat Krisna Pramono SH dan IPTU Nyoman Jaya Winaya SH serta anggota Sentra Gakkumdu Kabupaten Sumbawa Barat.

Baca Juga  Asistensi Ke Humas Polres KSB, Humas Polda NTB Tekankan Harmonisasi

Dalam sambutannya, Herman sapaan akrab Kapolres KSB tersebut menyampaikan bahwa Gakkumdu Sumbawa Barat telah melakukan kerjanya dengan baik, itu tidak lepas dari intensnya komunikasi yang dibangun oleh tim sentra Gakkumdu KSB.

Herman juga menyampaikan bahwa seluruh tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Sumbawa Barat berjalan dengan lancar, meski terdapat masyarakat yang menghubungkan aktifitasnya dengan aktifitas pilkada.

“Sejauh ini tahapan Pilkada di Kabupaten Sumbawa Barat berjalan dengan lancar dan masalah yang terjadi masih bisa ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Herman.

Baca Juga  Meminimalisir Kecelakan Berlalu Lintas Pada Siswa, Dishub KSB Efektifkan Program TABek

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Sentra Gakkumdu Nusa Tenggara Barat, Krisna Pramono SH mengevaluasi kinerja Gakkumdu Kabupaten Sumbawa Barat.

Krisna memberikan apresiasi kepada Sentra Gakkumdu Sumbawa Barat yang telah menyelesaikan kasus dengan baik dan kasusnya telah divonis oleh Pengadilan.

“Jadi, Sentra Gakkumdu Kabupaten Sumbawa Barat sebagai pemecah telur pertama dalam proses penaganan kasus dugaan Pidana pemilihan, sehingga patut untuk diapresiasi,” pungkas Krisna.

Krisna berharap melalui evaluasi yang dilakukan, Sentra Gakkumdu Sumbawa Barat lebih bersinergi dalam penanganan dugaan pelanggaran pada pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sumbawa Barat. (cdn.aan)